Skip to main content

10 Hal Tentang Anggrek yang Jarang Diketahui

Sampai saat ini anggrek masih menjadi salah satu tanaman hias yang banyak digemari di Indonesia. Uniknya ada hal-hal tentang anggrek yang masih belum banyak diketahui. Nah florist penggemar anggrek di Indonesia perlu mengetahui 10 hal tentang anggrek yang jarang diketahui di bawah ini agar pengetahuan tentang dunia per-anggrek-an lebih luas. Apa saja?


ANGGREK YANG PALING MUDAH TUMBUH ADALAH JENIS PHALAENOPSIS

Sandy Rojas from Pexels

Di Indonesia, Dendronium mungkin menjadi salah satu jenis yang paling banyak ditanam. Selain harganya relatif terjangkau, warna dan coraknya juga beragam sehingga banyak digemari. Tetapi bagi para pemula yang benar-benar baru mulai menanam anggrek, anggrek jenis Phalaenopsis bisa dipilih. Anggrek jenis ini tidak membutuhkan perlakuan khusus seperti misalnya butuh tempat yang cukup sinar, lembab, dan lainnya. Anggrek ini bisa tumbuh di tempat yang relatif gelap.


ANGGREK TIDAK MEMBUTUHKAN BANYAK AIR

John Nail from Pexels

Anggrek tidak membutuhkan banyak air. Hal ini perlu diketahui, terutama bagi para penggemar anggrek pemula. Pemberian air yang terlalu banyak mengakibatkan pembusukan dan tentu hasilnya tidak akan bagus.


AKALI DENGAN MEMANIPULASI LINGKUNGAN SEKITAR AGAR MENJADI SEPERTI IKLIM TROPIS

Wolfgang from Pexels
Anggrek pada dasarnya akan tumbuh lebih bagus di tempat beriklim tropis. Hal ini tidak menjadi masalah bagi penggemar anggrek di Indonesia. Di negara-negara non-tropis, untuk membuat anggrek berbunga kembali mereka biasanya akan memanipulasi kondisi lingkungan sekitar agar terasa seperti lingkungan di wilayah beriklim tropis.


TERKADANG ANGGREK TIDAK MEMERLUKAN POT YANG BESAR

Jill Burrow from Pexels
Tak perlu khawatir mengenai tempat untuk menanam anggrek. Anggrek seringkali tidak membutuhkan pot yang besar untuk bisa tumbuh dengan baik. Bahkan sudah banyak penggemar anggrek yang hanya menggantung anggrek atau menempelkannya pada tembok atau batang pohon. Tapi perlu diketahui, hal ini tidak berlaku jika florist membeli anggrek yang sudah ditanam pada pot dengan media campuran lumut.


JIKA MEMBUTUHKAN POT, SWISS CHEESE POT BISA MENJADI PILIHAN UTAMA

Photo by Mimi Chipoin

Jika membutuhkan pot untuk menanam anggrek, pot model Swiss Cheese bisa menjadi pilihan utama. 


ANGGREK TIDAK TUMBUH DI TANAH

Tuan Kiet Jr from Pexels

Anggrek merupakan tanaman Epyphites, dan di habitat aslinya anggrek tidak tumbuh dari tanah melainkan menempel pada batang pohon. Jika membutuhkan pot untuk menanam anggrek, jangan beri tanah terlalu banyak, cukup potongan-potongan kayu, bebatuan, atau arang. Media-media tersebut cukup bagi anggrek.


ES BATU TIDAK BAGUS UNTUK ANGGREK

Photo by Erin Boyle

Es batu terkadang digunakan oleh para penggemar untuk menyiasati anggrek yang tetap mendapatkan pasokan air meskipun jarang disiram. Hal ini sebaiknya dihindari karena sekali lagi, anggrek adalah tanaman tropis yang menyukai kehangatan. 


BEBERAPA JENIS BUNGA ANGGREK BISA BERTAHAN SELAMA BERBULAN-BULAN

Alyssa Polaris from Pexels
Beberapa jenis anggrek tertentu bisa memiliki bunga yang bisa bertahan selama berbulan-bulan, tergantung perawatan dan kondisi lingkungan sekitar. Sementara jenis anggrek yang lain bahkan bunganya hanya bertahan beberapa hari.


ADA LEBIH DARI 25,000 SPESIES

Alief Baldwin from Pexels
Untuk yang satu ini mungkin bukan rahasia lagi, anggrek memiliki sekitar 25,000 spesies anggrek yang berbeda di seluruh dunia.


DI TAHUN 1800-AN, KOLEKTOR HARUS MENGELUARKAN BIAYA RIBUAN DOLLAR UNTUK SATU TANAMAN ANGGREK
Hal ini terutama berlaku di Eropa. Di Belanda, pada era tersebut yang menjadi idola adalah jenis Orchidelirium. Saat ini, karena masifnya perkembangan anggrek, untuk saat ini harganya bisa menjadi jauh lebih terjangkau.

Comments